Di Balik Logo Apple
Ciputat, 1 mei 2012
09.39 waktu jakarta
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...
Jauh sebelum menjadi bentuk yang sekarang ini, logo Apple mengalami beberapa kali perubahan. Logo Apple pertama didesain pada tahun 1976 oleh Ronald Wayne. Tidak seperti sekarang yang sangat simple, logo pertama Apple sangat rumit, menggambarkan ilmuwan Isaac Newton yang sedang duduk di bawah pohon apel, yaitu adegan yang kemudian melahirkan teori gravitasi.
Tak bertahan lama, masih di tahun yang sama logo Apple berubah menjadi gambar buah apel berwarna pelangi yang didesain oleh Rob Janoff. Banyak pihak yang berspekulasi mengenai logo apel tersebut. Ada yang menyatakan bahwa logo buah apel tersebut adalah untuk mengenang Alan Turing, seorang bapak computer era modern. Sebab Alan Turning meninggal karena keracunan sianida, dan ditemukan di dekatnya sebuah apel dengan bekas gigitan. Diduga dia bunuh diri dengan makan apel beracun.
Sementara warna pelangi pada buah apel, ada yang meyakini sebagai dukungannya terhadap para gay, sebab Alan Turning konon seorang gay yang memilih untuk bunuh diri lantaran depresi. Sebab selama ini komunitas para lesbian, gay, bisexual serta kaum transgender yang dikenal dengan LGBT memiliki simbol bendera sendiri dengan sejumlah enam warna pelangi.
Namun opini lain yang lebih netral menyatakan bahwa bekas gigitan pada buah apel tersebut tanpa makna belaka, kecuali hanya untuk membedakan dengan buah jeruk. Sedang pihak lain ada yang mengatakan bahwa gigitan itu berarti byte. Istilah tersebut merujuk pada istilah pada kapasitas memori komputer yaitu megabyte (MB) atau terabyte (TB).
Sementara pemilihan buah apel adalah karena buah apel adalah diumpamakan sebagai ilmu pengetahuan. Sementara tanda bekas gigitan adalah simbol bahwa manusia tak akan bisa makan semua ilmu kecuali hanya sebagian saja sedikit demi sedikit.
Steve Jobs sendiri adalah penggemar berat band legendaries asal Inggris, The Beatles, di mana Jobs sebagai salah seorang pendiri perusahaan Apple menggunakan logo buah apel itu yang terdapat di salah satu album The Beatles apalagi Jobs sendiri adalah seorang vegetarian dan suka dengan buah apel.
Ketika Jobs kembali lagi ke Apple pada tahun 1997, perusahaan tersebut sedang dalam kondisi berdarah-darah. Jobs menyadari bahwa logo Apple bisa dimanfaatkan untuk membuat kembali survive. Ia lalu bereksperimen dengan logo yang lebih besar untuk membuatnya lebih menonjol.
Untuk itulah Jobs lalu mulai menempatkan logo dengan ukuran yang cukup besar dan warnanya tidak lagi pelangi melainkan monokrom. Kecenderungan ini dimulai pada tahun 1998 dan terus berlanjut hingga hari ini.
re post from disini

Komentar
Posting Komentar